Kapan kau kesini?
Kapan?
Kapan ayah melihatku?
Kapan ayah tertawa bersamaku?
Kapan ayah datang secara tiba-tiba?
Ayah…
Kenapa engkau tak melihatku?
Sedikit berbelok menatapku
Ayah…
Rasa ini hancur
Tak tergoyah karenamu
Ayah….
Kembalilah
Kembali menatapku dengan senyuman itu
Senyuman indah dari bibirmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar